BERITA

LPK Suvi Training dan MAN Bontang Selenggarakan Pelatihan Desain Grafis Bersertifikasi BNSP untuk Cetak Talenta Industri Kreatif

21 Nov 2025
Kembali
LPK Suvi Training dan MAN Bontang Selenggarakan Pelatihan Desain Grafis Bersertifikasi BNSP untuk Cetak Talenta Industri Kreatif
LPK Suvi Training Bontang bekerja sama dengan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Bontang menyelenggarakan Pelatihan Desain Grafis yang berlangsung pada 20 Oktober hingga 21 November 2025
Bontang – Industri kreatif menjadi salah satu sektor yang terus berkembang pesat di era digital, seiring meningkatnya kebutuhan akan komunikasi visual yang menarik dan profesional. Untuk mendukung lahirnya sumber daya manusia yang kompeten di bidang tersebut, LPK Suvi Training Bontang bekerja sama dengan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Bontang menyelenggarakan Pelatihan Desain Grafis yang berlangsung pada 20 Oktober hingga 21 November 2025 di LPK Suvi Training Bontang.
Program pelatihan ini dirancang untuk membekali peserta dengan kompetensi di bidang desain grafis, mulai dari penguasaan prinsip-prinsip desain visual hingga kemampuan menghasilkan karya kreatif yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri. Sebagai bagian dari program, peserta juga akan mengikuti Uji Kompetensi Sertifikasi BNSP pada Skema Merancang Desain Percetakan sebagai bentuk pengakuan atas kompetensi yang dimiliki.
Desain grafis merupakan bidang keahlian yang menggabungkan unsur kreativitas, seni, dan teknologi untuk menyampaikan informasi melalui media visual. Seorang desainer grafis dituntut mampu menciptakan berbagai produk komunikasi visual, seperti logo, poster, brosur, banner, kemasan produk, konten media sosial, hingga berbagai kebutuhan desain untuk media digital maupun percetakan. Di tengah pesatnya perkembangan industri kreatif, kemampuan tersebut menjadi salah satu kompetensi yang banyak dicari oleh perusahaan, instansi pemerintah, lembaga pendidikan, agensi periklanan, hingga pelaku usaha.
Melalui pelatihan ini, peserta memperoleh pembelajaran yang mengombinasikan teori dan praktik sesuai dengan kebutuhan industri kreatif serta mengacu pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Materi yang diberikan diawali dengan pengenalan dasar-dasar desain grafis, meliputi prinsip desain visual, komposisi, tipografi, penggunaan warna, tata letak (layout), serta unsur estetika yang menjadi fondasi dalam menghasilkan karya visual yang efektif.
Selanjutnya, peserta dibimbing untuk menguasai penggunaan perangkat lunak desain grafis profesional, mulai dari pengolahan objek vektor, pengeditan gambar digital, hingga teknik penyusunan layout untuk berbagai media publikasi. Selain kemampuan teknis, peserta juga dilatih menghasilkan berbagai media promosi seperti poster, brosur, flyer, banner, spanduk, dan konten visual untuk media sosial yang saat ini menjadi kebutuhan utama dalam dunia pemasaran digital.
Pada materi desain percetakan, peserta mempelajari proses persiapan file produksi, pengaturan ukuran dan resolusi desain, penggunaan sistem warna untuk kebutuhan cetak, hingga teknik finishing dan quality control agar hasil desain memenuhi standar industri percetakan.
Sebagai implementasi dari seluruh materi yang telah dipelajari, setiap peserta menyelesaikan proyek akhir (final project) berupa pembuatan portofolio desain. Portofolio tersebut menjadi bukti kemampuan peserta dalam menghasilkan karya desain yang siap digunakan sebagai bekal memasuki dunia kerja maupun membangun usaha secara mandiri di bidang jasa desain grafis.
Sebagai tahap akhir pelatihan, peserta mengikuti Uji Kompetensi Sertifikasi BNSP pada Skema Merancang Desain Percetakan. Uji kompetensi ini bertujuan mengukur kemampuan peserta berdasarkan standar kompetensi kerja nasional. Peserta yang dinyatakan kompeten berhak memperoleh Sertifikat Kompetensi BNSP sebagai bukti resmi atas keahlian yang dimiliki dan menjadi nilai tambah dalam proses rekrutmen tenaga kerja maupun pengembangan karier di bidang industri kreatif.
Penyelenggara menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan salah satu upaya mempersiapkan generasi muda agar memiliki kompetensi yang relevan dengan perkembangan dunia kerja dan mampu memanfaatkan peluang besar di sektor ekonomi kreatif.
"Desain grafis bukan hanya tentang kemampuan membuat tampilan yang menarik, tetapi juga bagaimana menyampaikan pesan secara efektif melalui media visual. Melalui pelatihan ini kami ingin membentuk peserta yang kreatif, inovatif, dan memiliki kompetensi sesuai standar industri sehingga siap bekerja maupun berwirausaha di bidang industri kreatif," ujar panitia penyelenggara.
Program ini memberikan berbagai manfaat bagi peserta, antara lain penguasaan perangkat lunak desain profesional, peningkatan kreativitas dan kemampuan komunikasi visual, pengalaman praktik sesuai kebutuhan industri, kepemilikan portofolio desain, serta kesempatan memperoleh sertifikat kompetensi BNSP yang diakui secara nasional. Dengan bekal tersebut, peserta memiliki peluang yang lebih luas untuk berkarier sebagai Graphic Designer, Layout Designer, Content Designer, Desainer Percetakan, maupun membangun usaha mandiri di bidang jasa desain grafis dan industri kreatif.
Melalui kolaborasi antara LPK Suvi Training Bontang dan MAN Bontang, program ini menjadi wujud nyata komitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan vokasi dan kompetensi generasi muda. Diharapkan para lulusan mampu menjadi talenta kreatif yang profesional, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu memberikan kontribusi bagi pertumbuhan industri kreatif dan pembangunan ekonomi daerah maupun nasional.