BERITA
LPK Suvi Training dan Dinas Ketenagakerjaan Kota Bontang Tingkatkan Kompetensi Instruktur Melalui Pelatihan Metodologi Level 3 Bersertifikasi BNSP
26 Feb 2025
LPK Suvi Training bekerja sama dengan Dinas Ketenagakerjaan Kota Bontang menyelenggarakan Pelatihan Metodologi Level 3 yang dilaksanakan pada 17 Februari hingga 26 Februari 2025.
Bontang – Dalam upaya mencetak instruktur pelatihan yang profesional dan kompeten, LPK Suvi Training bekerja sama dengan Dinas Ketenagakerjaan Kota Bontang menyelenggarakan Pelatihan Metodologi Level 3 yang dilaksanakan pada 17 Februari hingga 26 Februari 2025. Program ini merupakan salah satu bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya bagi calon instruktur, tenaga pengajar, serta praktisi yang memiliki peran dalam proses transfer pengetahuan dan keterampilan di lingkungan kerja.
Pelatihan Metodologi Level 3 dirancang untuk membekali peserta dengan kompetensi dalam merencanakan, melaksanakan, serta mengevaluasi kegiatan pelatihan sesuai dengan standar kompetensi kerja yang berlaku. Tidak hanya memahami teori pembelajaran, peserta juga diberikan kesempatan untuk mengembangkan keterampilan mengajar melalui berbagai sesi praktik sehingga mampu menciptakan proses pembelajaran yang efektif, interaktif, dan berorientasi pada pencapaian kompetensi.
Seiring dengan meningkatnya kebutuhan dunia usaha dan dunia industri terhadap tenaga instruktur yang berkualitas, keberadaan program ini menjadi sangat penting dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang mampu menyelenggarakan pelatihan secara profesional. Seorang instruktur tidak hanya dituntut menguasai materi, tetapi juga harus mampu menyusun program pelatihan, mengelola kelas, menyampaikan materi dengan metode yang tepat, serta melakukan evaluasi terhadap hasil pembelajaran.
Selama pelaksanaan pelatihan, peserta memperoleh berbagai materi yang disusun berdasarkan kebutuhan dunia kerja dan standar kompetensi nasional. Materi tersebut meliputi konsep dasar metodologi pelatihan, perencanaan dan penyusunan program pelatihan, penyusunan modul dan bahan ajar, teknik komunikasi dan presentasi yang efektif, metode pembelajaran orang dewasa (andragogi), pengelolaan kelas pelatihan, teknik demonstrasi dan praktik pembelajaran, evaluasi hasil pelatihan, penyusunan laporan pelaksanaan pelatihan, hingga penerapan standar kompetensi kerja bagi instruktur.
Seluruh materi disampaikan oleh instruktur berpengalaman melalui pendekatan pembelajaran yang mengombinasikan teori dan praktik. Dengan metode tersebut, peserta tidak hanya memahami konsep pembelajaran secara akademis, tetapi juga mampu menerapkannya secara langsung dalam simulasi kegiatan pelatihan sehingga lebih siap menghadapi situasi nyata di lapangan.
Sebagai bagian dari rangkaian program, seluruh peserta juga mengikuti Uji Kompetensi Sertifikasi BNSP Skema Instruktur Junior. Uji kompetensi ini bertujuan untuk mengukur kemampuan peserta berdasarkan standar kompetensi kerja nasional di bidang instruktur pelatihan. Peserta yang dinyatakan kompeten berhak memperoleh Sertifikat Kompetensi BNSP sebagai bukti pengakuan resmi atas kompetensi yang dimiliki.
Penyelenggara berharap pelatihan ini mampu menghasilkan instruktur yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis mengajar, tetapi juga mampu menjadi fasilitator pembelajaran yang inspiratif, komunikatif, dan adaptif terhadap perkembangan dunia kerja.
"Instruktur memiliki peran strategis dalam mencetak tenaga kerja yang kompeten. Oleh karena itu, peningkatan kualitas instruktur harus menjadi perhatian bersama. Melalui pelatihan ini kami ingin melahirkan instruktur yang profesional, memiliki kompetensi sesuai standar nasional, serta mampu memberikan proses pembelajaran yang berkualitas," ungkap panitia penyelenggara.
Program ini memberikan berbagai manfaat bagi peserta, mulai dari peningkatan kemampuan mengajar, keterampilan menyusun program pelatihan dan bahan ajar, penguasaan teknik komunikasi dan presentasi, pengalaman praktik sebagai instruktur, hingga kepemilikan sertifikat kompetensi yang diakui secara nasional. Kompetensi tersebut diharapkan dapat meningkatkan profesionalisme sekaligus memperluas peluang karier peserta sebagai instruktur di lembaga pelatihan, perusahaan, instansi pemerintah, maupun dunia industri.
Melalui kerja sama antara LPK Suvi Training dan Dinas Ketenagakerjaan Kota Bontang, program ini diharapkan mampu mendukung terciptanya tenaga instruktur yang berkualitas dan berdaya saing. Ke depan, LPK Suvi Training berkomitmen untuk terus menghadirkan program pelatihan berbasis kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja, sehingga mampu berkontribusi dalam mencetak sumber daya manusia Indonesia yang unggul, produktif, dan siap menghadapi tantangan industri yang terus berkembang.