BERITA

LPK Suvi Training dan Dinas Ketenagakerjaan Kota Bontang Gelar Pelatihan Operator Excavator Bersertifikasi KEMNAKER

17 Jul 2025
Kembali
LPK Suvi Training dan Dinas Ketenagakerjaan Kota Bontang Gelar Pelatihan Operator Excavator Bersertifikasi KEMNAKER
LPK Suvi Training Bontang bekerja sama dengan Dinas Ketenagakerjaan Kota Bontang menyelenggarakan Pelatihan Operator Excavator yang berlangsung mulai 19 Juni hingga 17 Juli 2025
Bontang – Dalam upaya meningkatkan kompetensi tenaga kerja di sektor alat berat, LPK Suvi Training Bontang bekerja sama dengan Dinas Ketenagakerjaan Kota Bontang menyelenggarakan Pelatihan Operator Excavator yang berlangsung mulai 19 Juni hingga 17 Juli 2025 di Kota Bontang. Program ini dirancang untuk membekali peserta dengan pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja profesional dalam mengoperasikan alat berat excavator secara aman, efektif, dan sesuai dengan standar operasional industri.
Pelatihan ini menjadi salah satu bentuk komitmen bersama dalam menyiapkan tenaga kerja yang memiliki kompetensi tinggi dan siap memenuhi kebutuhan dunia usaha serta dunia industri, khususnya pada sektor konstruksi, pertambangan, perkebunan, kehutanan, hingga pembangunan infrastruktur yang terus berkembang di Indonesia.
Excavator merupakan salah satu alat berat yang memiliki peran vital dalam berbagai proyek pembangunan. Alat ini digunakan untuk melakukan pekerjaan penggalian tanah, pemindahan material, perataan lahan, pembuatan parit, pembongkaran bangunan, hingga berbagai pekerjaan konstruksi lainnya. Karena memiliki tingkat risiko yang cukup tinggi, seorang operator excavator dituntut tidak hanya mampu mengoperasikan alat dengan baik, tetapi juga memahami prosedur keselamatan kerja, melakukan pemeriksaan alat sebelum digunakan, serta menguasai teknik pengoperasian yang efisien dan produktif.
Melalui program pelatihan ini, peserta memperoleh pembelajaran yang mengombinasikan teori dan praktik lapangan. Materi teori meliputi pengenalan alat berat excavator, fungsi dan komponen utama alat, dasar-dasar pengoperasian, Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), prosedur pemeriksaan harian (daily check), teknik perawatan ringan, pemahaman standar operasional prosedur, serta teknik kerja yang aman dan produktif sesuai kebutuhan industri.
Sementara itu, pada sesi praktik peserta diberikan kesempatan untuk mengoperasikan excavator secara langsung di bawah bimbingan instruktur berpengalaman. Kegiatan praktik mencakup pemeriksaan alat sebelum operasi, teknik menghidupkan dan mematikan mesin, teknik penggalian (digging), pemindahan material (loading dan unloading), perataan lahan, manuver alat di area kerja, hingga simulasi pekerjaan sesuai kondisi lapangan. Pendekatan pembelajaran berbasis praktik ini diharapkan mampu membentuk operator yang terampil, percaya diri, dan siap bekerja di lingkungan industri.
Sebagai tahap akhir program, seluruh peserta mengikuti Uji Kompetensi Operator Excavator sesuai standar KEMENTRIAN TENAGA KERJA INDONESIA (KEMNAKER). Uji kompetensi dilaksanakan oleh asesor kompetensi dan terdiri atas dua tahapan, yaitu tes tertulis untuk mengukur pemahaman peserta mengenai teori pengoperasian alat, keselamatan kerja, standar operasional, serta perawatan excavator, dan tes praktik untuk menilai kemampuan peserta dalam melakukan pemeriksaan alat, mengoperasikan excavator, melaksanakan pekerjaan penggalian maupun pemindahan material, serta menerapkan prosedur keselamatan kerja selama proses operasional.
Peserta yang dinyatakan kompeten berhak memperoleh Sertifikat Kompetensi dari KEMNAKER Operator Excavator, yang menjadi bukti pengakuan resmi atas kemampuan profesional di bidang pengoperasian alat berat. Sertifikat tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing peserta dalam proses rekrutmen tenaga kerja maupun pengembangan karier di berbagai sektor industri.
Penyelenggara menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang mampu menjawab kebutuhan tenaga operator alat berat yang terus meningkat seiring berkembangnya sektor konstruksi, pertambangan, dan infrastruktur di Indonesia.
"Operator alat berat merupakan salah satu profesi yang membutuhkan kompetensi tinggi serta kepatuhan terhadap aspek keselamatan kerja. Melalui pelatihan berbasis kompetensi dan sertifikasi BNSP ini, kami berharap peserta memiliki kemampuan yang sesuai dengan standar industri sehingga siap bekerja secara profesional di berbagai sektor," ujar panitia penyelenggara.
Selain memperoleh keterampilan teknis, peserta juga mendapatkan pengalaman praktik langsung di lapangan, pemahaman mengenai budaya keselamatan kerja, serta bekal kompetensi yang menjadi nilai tambah dalam memasuki dunia kerja. Program ini diharapkan mampu membuka peluang karier yang lebih luas sebagai operator alat berat di perusahaan konstruksi, pertambangan, perkebunan, kehutanan, maupun sektor industri lainnya.
Melalui kolaborasi antara LPK Suvi Training Bontang dan Dinas Ketenagakerjaan Kota Bontang, program ini menjadi wujud nyata komitmen dalam mencetak tenaga kerja yang kompeten, profesional, dan berdaya saing tinggi. Dengan dukungan pelatihan berbasis praktik serta sertifikasi kompetensi nasional, diharapkan para lulusan mampu memberikan kontribusi nyata bagi dunia usaha, dunia industri, serta pembangunan daerah melalui ketersediaan operator alat berat yang berkualitas dan siap kerja.