BERITA
LPK Suvi Training dan BPVP Samarinda Selenggarakan Pelatihan Metodologi Pelatihan Level 3 untuk Mencetak Instruktur Profesional
14 Dec 2025
LPK Suvi Training Bontang bekerja sama dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Samarinda menyelenggarakan Pelatihan Metodologi Pelatihan Level 3 yang berlangsung pada 9 Desember hingga 14 Desember 2025
Bontang – Kebutuhan akan instruktur yang kompeten dan profesional terus meningkat seiring berkembangnya pendidikan vokasi, pelatihan kerja, dan pengembangan sumber daya manusia di berbagai sektor. Menjawab kebutuhan tersebut, LPK Suvi Training Bontang bekerja sama dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Samarinda menyelenggarakan Pelatihan Metodologi Pelatihan Level 3 yang berlangsung pada 9 Desember hingga 14 Desember 2025 di LPK Suvi Training Bontang.
Program ini dirancang untuk membekali calon instruktur, tenaga pelatih, pendidik, serta praktisi dengan kompetensi dalam merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi proses pelatihan secara profesional sesuai standar kompetensi nasional. Selain memperoleh pembelajaran teori dan praktik, peserta juga akan mengikuti Uji Kompetensi Sertifikasi Instruktur sebagai bentuk pengakuan atas kompetensi yang dimiliki.
Metodologi Pelatihan Level 3 merupakan program yang berfokus pada pengembangan kemampuan seorang instruktur dalam menyelenggarakan proses pembelajaran yang efektif, terstruktur, dan berorientasi pada pencapaian kompetensi peserta. Seorang instruktur tidak hanya dituntut menguasai materi yang diajarkan, tetapi juga mampu merancang program pelatihan, memilih metode pembelajaran yang tepat, mengelola kelas secara interaktif, serta melakukan evaluasi untuk memastikan tujuan pembelajaran tercapai secara optimal.
Melalui pelatihan ini, peserta memperoleh pembelajaran yang mengombinasikan teori, diskusi, simulasi, dan praktik mengajar. Materi pelatihan disusun mengacu pada kebutuhan dunia kerja dan pengembangan sumber daya manusia, dimulai dari konsep dasar metodologi pelatihan yang mencakup prinsip pembelajaran orang dewasa (andragogi), peran dan tanggung jawab instruktur, serta pemahaman terhadap karakteristik peserta pelatihan.
Peserta juga dibekali kemampuan dalam melakukan analisis kebutuhan pelatihan, menyusun tujuan pembelajaran, merancang silabus, serta menyusun rencana pelaksanaan pelatihan yang sistematis. Pada sesi teknik penyampaian materi, peserta mempelajari keterampilan public speaking, komunikasi efektif, teknik presentasi profesional, serta pemanfaatan media dan alat bantu pembelajaran agar penyampaian materi lebih menarik dan mudah dipahami.
Selain itu, pelatihan membahas strategi pengelolaan kelas, mulai dari membangun interaksi yang positif, memotivasi peserta, hingga menangani berbagai karakter peserta pelatihan. Peserta juga mempelajari teknik penyusunan instrumen evaluasi, pemberian umpan balik yang konstruktif, serta evaluasi hasil pembelajaran untuk mengukur efektivitas proses pelatihan.
Sebagai bagian penting dari pembelajaran, peserta mengikuti sesi micro teaching, yaitu praktik mengajar yang memberikan kesempatan kepada setiap peserta untuk mensimulasikan proses pelatihan secara langsung. Dalam sesi ini, peserta memperoleh evaluasi dari instruktur mengenai teknik penyampaian materi, penguasaan kelas, komunikasi, serta metode pembelajaran yang digunakan. Pendekatan ini bertujuan membentuk instruktur yang percaya diri, komunikatif, dan mampu menciptakan suasana belajar yang efektif.
Sebagai tahap akhir program, seluruh peserta mengikuti Uji Kompetensi Sertifikasi Instruktur yang dilaksanakan oleh lembaga sertifikasi sesuai standar kompetensi yang berlaku. Dalam proses asesmen, peserta dinilai berdasarkan kemampuan merencanakan program pelatihan, menyusun bahan ajar, menggunakan media pembelajaran, menyampaikan materi secara efektif, mengelola proses pembelajaran, serta melakukan evaluasi terhadap hasil pelatihan. Peserta yang dinyatakan kompeten berhak memperoleh Sertifikat Kompetensi Instruktur, yang menjadi bukti pengakuan profesional atas kemampuan yang dimiliki.
Penyelenggara menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas tenaga instruktur yang mampu menjawab kebutuhan dunia usaha, dunia industri, lembaga pelatihan, maupun institusi pendidikan.
"Instruktur memiliki peran strategis dalam mencetak tenaga kerja yang kompeten. Oleh karena itu, peningkatan kualitas instruktur menjadi investasi penting dalam pembangunan sumber daya manusia. Melalui pelatihan ini kami berharap lahir instruktur yang profesional, adaptif, dan mampu menyelenggarakan pembelajaran yang efektif sesuai kebutuhan dunia kerja," ujar panitia penyelenggara.
Program ini memberikan berbagai manfaat bagi peserta, mulai dari peningkatan kemampuan mengajar dan komunikasi, penguasaan metodologi pelatihan sesuai standar nasional, pengalaman praktik mengajar secara langsung, hingga kesempatan memperoleh sertifikat kompetensi yang diakui sebagai bukti profesionalisme. Kompetensi tersebut diharapkan membuka peluang karier yang lebih luas sebagai instruktur, trainer, fasilitator, konsultan pelatihan, maupun tenaga pengembangan sumber daya manusia di berbagai sektor.
Melalui kolaborasi antara BPVP Samarinda dan LPK Suvi Training Bontang, program ini menjadi wujud nyata komitmen dalam meningkatkan kualitas tenaga pelatih di Indonesia. Diharapkan para lulusan mampu berkontribusi dalam menciptakan proses pembelajaran yang berkualitas, meningkatkan kompetensi tenaga kerja, serta mendukung pengembangan sumber daya manusia yang unggul, produktif, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja yang terus berkembang.